Cara Merawat Bayi Baru Lahir agar Selalu Sehat

  • Hidung

Jangan pernah membersihkan bagian dalam hidung bayi menggunakan cotton buds, tisu yang digulung kecil, atau jari Anda. Sebab hal itu dapat mendorong kotoran semakin masuk ke dalam dan juga dapat melukai membran pembatas hidung. Jika ada kotoran yang keluar, cukup bersihkan bagian luarnya saja. Sedangkan cara merawat bayi baru lahir yang terkena pilek, Anda dapat mengeluarkan lendir yang mengganggu pernapasan bayi dengan cara menghisapnya secara lembut satu persatu lubang hidung, atau bisa juga menggunakan aspirator hidung bayi. Jangan pernah menghisap lendir pada 2 lubang hidung sekaligus, karena berbahaya. Lendir dapat naik ke telinga tengah, dan dapat menimbulkan infeksi.

  • Telinga

Sama seperti hidung, bagian dalam telinga juga tidak boleh dibersihkan sembarangan. Anda baru boleh membersihkannya setelah kotoran keluar, gunakan cotton buds yang dibasahi air hangat agar kotoran menjadi lunak dan mudah diambil. Sementara daun telinga dapat dibersihkan pada saat mandi, gunakan kapas atau cotton buds yang dibasahi air hangat, dan lakukan secara lembut,

  • Mulut

Membersihkan mulut bayi dengan kasa steril yang dibasahi air matang untuk menghilangkan endapan susu pada lidah bayi sebenarnya tidak perlu dilakukan. Salah-salah, lidah bayi bisa lecet. Endapan susu akan hilang dengan sendirinya setelah bayi mulai makan makanan padat. Setelah gigi bayi tumbuh, barulah gusi dan gigi bayi boleh dibersihkan dengan sehari sekali dengan kasa steril yang diberi ait matang. Penting diketahui, hingga usia sebulan mulut bayi sangat rentan ditumbuhi jamur candida. Jamur ini banyak dijumpai di organ intim wanita, bisa menular lewat sentuhan tangan ibu ke mulut bayi. Untuk itu, ibu wajib menjaga kebersihan terutama setelah buang air.

  • Kuku

Cara merawat bayi baru lahir bagian kuku ialah dengan rajin memotongnya. Jangan sampai dibiarkan tumbuh panjang dan tajam karena bisa melukai wajah atau mata bayi. Seperti kita tahu, bayi selalu menggunakan tangannya untuk menyentuh apa saja. Anda dapat memotong kukunya saat ia bangun atau tertidur. Gunakan gunting kuku bayi yang berujung tumpul untuk menghindari kulit bayi ikut tergunting. Jika hal itu terjadi, tekan bagian kulit bayi yang tergunting dengan kasa steril sampai darah berhenti, kemudian beri antiseptik.

  • Bokong

Bokong bayi adalah bagian tubuh yang paling rentan bermasalah seperti gatal-gatal, kemerahan atau ruam popok. Hal itu karena bagian bokong sering bersinggungan dengan popok basah, keringat, atau kotoran (tinja), sehingga penting sekali untuk diperhatikan kebersihannya. Untuk mencegah terjadinya ruam popok, Anda harus menjaga bagian ini tetap kering dan bersih. Jika kemerahan tetap terjadi, coba lakukan tindakan berikut:

*Jangan pakaikan diapers sepanjang hari, cukup saat tidur malam atau saat bepergian saja

*Gunakan satu merk diapers yang cocok dengan kulit bayi Anda

*Lebih baik gunakan popok kain, jika terpaksa memakai diapers, longgarkan bagian paha agar ada ventilasi untuk sirkulasi udara. Seringlah mengganti diapers terutama setelah buang air.

*Sekali-kali, biarkan ia tidur dengan pantat terbuka. Usahakan suhu ruangan cukup hangat sehingga ia tidak kedinginan.

*Faktor makanan dari ibu yang memberikan ASI juga penting untuk diperhatikan. Hindari makanan mengandung lemak, asam, dan pedas, karena bisa menyebabkan bayi sering buang air, dan membuat pantatnya selalu basah.

*Jika ruam popok dan kemerahan tidak kunjung membaik hingga 2-3 hari, Anda dapat menghubungi dokter agar segera diberi obat yang sesuai.

Itulah beberapa bagian-bagian tubuh bayi yang perlu mendapat perhatian khusus dan dijaga kebersihannya dalam cara merawat bayi baru lahir agar selalu sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan.

Tags: melahirkan bayi merawat bayi