Kenali 5 Tanda-Tanda akan Melahirkan Bagi Wanita Hamil

Setelah kehamilan memasuki usia 9 bulan, ibu hamil pasti akan merasakan suasana yang berbeda. Terlebih mendekati hari perkiraan lahir yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh bidan, rasa was-was dan takut menghadapi proses persalinan yang sebentar lagi akan dijalani, sekaligus rasa bahagia karena akan segera menjadi seorang ibu bercampur jadi satu. Sebelum proses melahirkan berlangsung, kebanyakan wanita hamil tua akan mengalami beberapa tanda-tanda akan melahirkan sudah dekat.Kenali 5 Tanda-Tanda akan Melahirkan Bagi Wanita Hamil

Mengenali tanda-tanda akan melahirkan bagi seorang wanita hamil yang telah memasuki minggu ke 39-40 sudah pasti sangat diperlukan karena itu semua bisa membantu ibu hamil lebih siap menghadapi proses melahirkan normal yang akan dijalani. Terlebih jika ini adalah kehamilan pertama Anda, dan belum pernah merasakan tanda-tanda akan melahirkan sebelumnya.

Tanda-tanda menjelang persalinan dapat dirasakan oleh ibu hamil dan bisa terjadi beberapa hari bahkan minggu sebelum hari persalinan. Atau bahkan tidak semua wanita hamil memiliki ciri-ciri akan melahirkan yang sama, tapi sebagian besar wanita akan mengalami 5 tanda-tanda menjelang persalinan berikut ini.

5 Tanda-Tanda akan Melahirkan Bagi Wanita Hamil yang Harus Diketahui

  • Nyeri pada selangkangan

Gejala ini timbul akibat tekanan dari posisi kepala janin yang sudah turun ke bawah masuk ke daerah rangka tulang pelvis. Kondisi ini juga membuat kandung kemih semakin tertekan sehingga ibu hamil menjadi lebih sering kencing. Selain itu, Anda juga akan merasakan sakit pada bagian perut, mulas, sering kentut dan buang air besar.

  • Sakit pada bagian panggul dan tulang belakang

Rasa sakit yang berlebih di bagian panggul dan tulang belakang ini akibat pergerakan dan pergeseran janin yang sedang mencari jalan lahir, sehingga menekan tulang belakang.

  • Keluar lendir kental bercampur darah

Selama proses kehamilan, serviks tertutup oleh lendir yang lengket dan kental untuk melindungi bayi agar tetap berada dalam rahim. Dan beberapa saat menjelang persalinan, serviks akan membuka, dan lendir akan keluar. Bersamaan dengan itu, cairan amniotik dan membran yang mengelilingi bayi akan mulai terpisah dari dinding rahim, sehingga keluarnya lendir akan bercampur dengan darah dan berwarna merah muda, tetapi bisa juga berwarna bening. Kejadian ini merupakan salah satu ciri-ciri wanita akan segera melahirkan.

  • Kontraksi

Tanda-tanda akan melahirkan yang pasti dialami oleh wanita hamil adalah terjadinya kontraksi. Mulai dari kontraksi palsu (Braxton Hicks) hingga berlanjut ke kontraksi sungguhan yang lebih kuat pada saat persalinan berlangsung. Kontraksi palsu biasanya hanya berlangsung sekitar 30 hingga 120 detik, yaitu terjadi pengencangan perut, yang datang dan pergi dan bisa hilang saat Anda pindah posisi atau rileks.

Sedangkan kontraksi sungguhan akan berlangsung teratur, mulanya terasa sakit pada bagian punggung bawah, yang kemudian bergeser ke bagian bawah perut. Gejalanya hampir mirip dengan mulas pada saat haid, dan Anda dapat merasakan perut bagian bawah mengeras. Mulanya kontraksi berlangsung setiap 15-20 menit, hingga semakin menguat dan semakin sering menjadi 3 hingga 5 menit sekali. Seiring dengan kontraksi yang terjadi, otot serviks akan semakin membuka hingga penuh yaitu lebar antara 8-10 cm. Tahap ini membuat akan membuat Anda benar-benar merasa tak nyaman. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan posisi menungging dan mengambil nafas pendek-pendek namun cepat.

  • Air ketuban pecah

Ciri-ciri wanita akan melahirkan yang paling umum adalah pecahnya air ketuban akibat desakan dari kepala bayi pada mulut serviks. Anda akan merasakan rembesan air yang keluar melalui organ intim namun tidak terasa karena membran tidak memiliki syaraf. Pada sebagian wanita akan merasakan kontraksi terlebih dahulu sebelum mengalami pecah ketuban, namun ada sebagian lagi yang mengalami pecah ketuban namun kontraksi belum dirasakan.

Setelah pecahnya air ketuban, biasanya proses melahirkan akan segera menyusul. Tetapi akan berbahaya jika air ketuban sudah pecah dan habis, namun kontraksi belum juga dirasakan, maka bayi akan rentan terinfeksi. Karena fungsi air ketuban adalah untuk melindungi bayi dari kuman selama dalam kandungan. Jika hal ini terjadi, dokter akan melakukan tindakan induksi untuk menyelamatkan bayi Anda. Maka dari itu berhati-hatilah, segera pergi ke rumah sakit apabila terjadi pecah ketuban.

Itulah 5 tanda-tanda akan melahirkan bagi wanita hamil yang wajib diketahui, sedangkan dari segi emosional, wanita yang akan melahirkan cenderung lebih sensitif pada perasaannya dan lebih mudah marah seperti saat masa-masa pramenstruasi. Dan bagi Anda yang sebentar lagi akan menyambut kehadiran buah hati, bersiaplah dan semoga persalinan Anda lancar.

Tags: melahirkan bayi persiapan melahirkan tanda tanda kelahiran