Kenali 5 Tanda-Tanda akan Melahirkan Bagi Wanita Hamil

  • Keluar lendir kental bercampur darah

Selama proses kehamilan, serviks tertutup oleh lendir yang lengket dan kental untuk melindungi bayi agar tetap berada dalam rahim. Dan beberapa saat menjelang persalinan, serviks akan membuka, dan lendir akan keluar. Bersamaan dengan itu, cairan amniotik dan membran yang mengelilingi bayi akan mulai terpisah dari dinding rahim, sehingga keluarnya lendir akan bercampur dengan darah dan berwarna merah muda, tetapi bisa juga berwarna bening. Kejadian ini merupakan salah satu ciri-ciri wanita akan segera melahirkan.

  • Kontraksi

Tanda-tanda akan melahirkan yang pasti dialami oleh wanita hamil adalah terjadinya kontraksi. Mulai dari kontraksi palsu (Braxton Hicks) hingga berlanjut ke kontraksi sungguhan yang lebih kuat pada saat persalinan berlangsung. Kontraksi palsu biasanya hanya berlangsung sekitar 30 hingga 120 detik, yaitu terjadi pengencangan perut, yang datang dan pergi dan bisa hilang saat Anda pindah posisi atau rileks.

Sedangkan kontraksi sungguhan akan berlangsung teratur, mulanya terasa sakit pada bagian punggung bawah, yang kemudian bergeser ke bagian bawah perut. Gejalanya hampir mirip dengan mulas pada saat haid, dan Anda dapat merasakan perut bagian bawah mengeras. Mulanya kontraksi berlangsung setiap 15-20 menit, hingga semakin menguat dan semakin sering menjadi 3 hingga 5 menit sekali. Seiring dengan kontraksi yang terjadi, otot serviks akan semakin membuka hingga penuh yaitu lebar antara 8-10 cm. Tahap ini membuat akan membuat Anda benar-benar merasa tak nyaman. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan posisi menungging dan mengambil nafas pendek-pendek namun cepat.

  • Air ketuban pecah

Ciri-ciri wanita akan melahirkan yang paling umum adalah pecahnya air ketuban akibat desakan dari kepala bayi pada mulut serviks. Anda akan merasakan rembesan air yang keluar melalui organ intim namun tidak terasa karena membran tidak memiliki syaraf. Pada sebagian wanita akan merasakan kontraksi terlebih dahulu sebelum mengalami pecah ketuban, namun ada sebagian lagi yang mengalami pecah ketuban namun kontraksi belum dirasakan.

Setelah pecahnya air ketuban, biasanya proses melahirkan akan segera menyusul. Tetapi akan berbahaya jika air ketuban sudah pecah dan habis, namun kontraksi belum juga dirasakan, maka bayi akan rentan terinfeksi. Karena fungsi air ketuban adalah untuk melindungi bayi dari kuman selama dalam kandungan. Jika hal ini terjadi, dokter akan melakukan tindakan induksi untuk menyelamatkan bayi Anda. Maka dari itu berhati-hatilah, segera pergi ke rumah sakit apabila terjadi pecah ketuban.

Itulah 5 tanda-tanda akan melahirkan bagi wanita hamil yang wajib diketahui, sedangkan dari segi emosional, wanita yang akan melahirkan cenderung lebih sensitif pada perasaannya dan lebih mudah marah seperti saat masa-masa pramenstruasi. Dan bagi Anda yang sebentar lagi akan menyambut kehadiran buah hati, bersiaplah dan semoga persalinan Anda lancar.

Tags: melahirkan bayi persiapan melahirkan tanda tanda kelahiran