Pendarahan pada Trimester Kedua Kehamilan, Hati-hati Plasenta Previa

  1. Infeksi pada jalan lahir atau serviks (leher rahim)
  2. Polip serviks (tumor jinak pada leher rahim yang sering menimbulkan bercak darah)
  3. Keguguran (kelahiran prematur), hal ini bisa saja terjadi, meskipun tidak semua perdarahan pada trimester kedua kehamilan berakhir dengan keguguran.
  4. Hamil anggur (mola), yaitu kehamilan abnormal akibat hasil konsepsi tidak mengandung DNA sehingga tidak bisa berkembang menjadi janin dan hanya berupa gelembung-gelembung menyerupai buah anggur.
  5. Solutio plasenta (plasenta lepas sebelum waktunya).
  6. Vasa previa (ada pembuluh darah yang melewati bagian dalam mulut rahim).

Cara mengatasi pendarahan pada trimester kedua kehamilan

  1. Tetap tenang, jika ibu mengalami pendarahan berbaringlah dan angkat kaki sehingga posisinya lebih tinggi dari bahu.
  2. Beristirahat total sampai pendarahan berkurang.
  3. Jangan beraktifitas berat, misal mengangkat benda-benda berat, atau terlalu sibuk hingga kelelahan.
  4. Periksakan kondisi kehamilan Anda ke dokter, apakah baik-baik saja atau harus mendapat penanganan serius, ikuti semua yang disarankannya.
  5. Jika akhirnya Anda harus kehilangan janin (keguguran), tabahlah. Mungkin memang itu jalan yang terbaik, dan yang pasti Anda harus yakin untuk mempersiapkan fisik dan mental untuk menyambut kehamilan berikutnya.

Semoga informasiĀ  mengenai penyebab dan cara mengatasi pendarahan pada trimester kedua kehamilan di atas bisa menambah pengetahuan para ibu yang sedang menjalani proses kehamilan.