Proses Terjadinya Kehamilan pada Wanita

  • Fertilisasi (Pembuahan)

Proses terjadinya kehamilan pada wanita dimulai pada saat ini. Ratusan juta sel yang berenang menuju sel telur tidak semuanya akan berhasil menembus dan membuahi sel telur matang. Hanya ada satu atau beberapa pemenang yang berhasil membuahi dan nantinya berubah menjadi zigot (bakal janin). Lebih mengagumkan lagi, saat pembuahan terjadi jenis kelamin calon bayi sudah ditetapkan saat itu juga, yaitu berjenis kelamin laki-laki apabila yang membuahi berkromosom Y, dan jika dibuahi oleh berkromosom X maka akan berjenis kelamin perempuan.

  • Implantasi

Telur yang berhasil dibuahi berubah menjadi Zigot dan akan tetap berada dalam saluran telur (Tuba Fallopi) selama 3 hingga 4 hari. Namun dalam kurun waktu 24 jam setelah pembuahan, Zigot akan mulai membelah diri dengan cepat menjadi banyak sel yang dinamakan embrio. Embrio ini akan terus membelah diri sambil bergerak perlahan menuju ke rahim. Setelah sampai di rahim, embrio akan menempel dan tertanam pada dinding rahim yang telah menebal sebagai lahan subur untuk pertumbuhan janin. Proses ini dinamakan fase implantasi.

Baca juga: 6 Tanda Awal Kehamilan Setelah Berhubungan

Pada saat fase implantasi ini, beberapa wanita mungkin akan mengalami spotting atau bercak darah. Namun tidak perlu khawatir karena itu merupakan tanda awal kehamilan yang umum terjadi pada wanita. Selanjutnya, embrio tersebut akan terus berkembang menjadi bayi dengan menyerap sari-sari makanan melalui plasenta.

Demikian adalah uraian sederhana mengenai proses terjadinya kehamilan pada wanita.

Tags: gejala kehamilan proses kehamilan